Impianku hanya satu
Selain bertemu Rabbku
Adalah bersatu denganmu
Namun jalan takdir masih panjang
Membuatku harus lebih bersabar
Meski kecewa selalu menjadi ujian
Semoga tak membuatku ingkar
Karena keimanan bisa goyah disebabkan ujian
Ujianku begitu berat, namun Dia membantuku tetap tersenyum
Menafsirkan harapan yang lebih besar padaNya
Dan akupun tenang karenanya
Berjuta impian duniaku
Yang tersulit adalah mendapatkanmu
Namun keyakinanku tak tergoyahkan karena penolakanmu
Karena hanya padaNya kumengharapmu
Showing posts with label asa. Show all posts
Showing posts with label asa. Show all posts
Thursday, April 22, 2010
Friday, November 20, 2009
Hujan
Aku selalu ingin bercerita tentang hujan
Dalam alunan rima bergema
Meski sendiri bernyanyi
Namun hati terasa sejuk sekali
Hujan selalu membantuku ungkapkan rasa
Ia datang saat aku sedih dan gembira
Meski tak ada kabar yang menyapa
Namun aku selalu menikmatinya
Bahagia saat hujan turun
Sebenarnya tidak juga
Tapi aku akan ceria bila teringat memori lama
Kemudian aku bersandar dan terlelap tidur
Aku inginkan kebahagiaan
Sama seperti kemarau merindukan hujan
Seperti itulah jiwaku sekarang
Sepi, sendiri, sunyi..
Sunday, November 8, 2009
SELAKSA JINGGA
Berkhayal di kala senja
Sekilas diriku jadi jumawa
Karena indahnya wajah sang surya
Dikelilingi lazuardi jingga
Melembut hati tak sungkan lagi
Tuk ikuti kata sanubari
Yang melunglai dan hentikan diri
Tinggalkan asyiknya duniawi
Wahai Pelindung jiwaku
Pacu diriku tuk gapai ridhoMu
Tinggal selaksa adanya aku
Menunggu bangkit tegaknya wasilah dienku...
-pekan ke 2 Agustus 2004
Sekilas diriku jadi jumawa
Karena indahnya wajah sang surya
Dikelilingi lazuardi jingga
Melembut hati tak sungkan lagi
Tuk ikuti kata sanubari
Yang melunglai dan hentikan diri
Tinggalkan asyiknya duniawi
Wahai Pelindung jiwaku
Pacu diriku tuk gapai ridhoMu
Tinggal selaksa adanya aku
Menunggu bangkit tegaknya wasilah dienku...
-pekan ke 2 Agustus 2004
Tuk Diriku Yang MerindukanMu
Kupandangi langit biru
Indah nian kuberkata
Tak ayal lagi senja itu
Kan datang menutup cerah
Indah nian kuberkata
Tak ayal lagi senja itu
Kan datang menutup cerah
Hingga kuberlari tanpa henti
Tertohok oleh rasa enggan ini
Yang menghamparkan kesesakan
Sampai harga diri ini bertumbangan
Tertohok oleh rasa enggan ini
Yang menghamparkan kesesakan
Sampai harga diri ini bertumbangan
Akhir ini, jalan ini, kutemui
Dan tak seorangpun tahu
Hingga kuterhempas
Hingga kuterhempas
Diam seribu bahasa mereka itu
Ketika tersadar kuterlepas
Ketika tersadar kuterlepas
Bukan..
Bukan itu sebabnya..
Bukan itu sebabnya..
Aku.. Aku yang nista ini hilang harga dirinya
Demi sebuah asa hampa
Demi sebuah asa hampa
Kuterduduk Kutermenung
Dan hati ini ingin berteriak
Dan hati ini ingin berteriak
Yaa..Rabb
Sesungguhnya ada rasa itu
Rasa takut..
Tak terperikan di hatiku
Rasa takut..
Tak terperikan di hatiku
Berikan cahaya itu
Yaa..Ilahi
Aku ingin kembali..MerengkuhMu
Merajut kasih bersamaMu
Merajut kasih bersamaMu
Wahai Sang Pencerah Hatiku..
-pf.05/08/04
Subscribe to:
Posts (Atom)








